Banjarmasin | Lensa Negeri.co.id
Operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memasuki hari ketiga pada Selasa (15/9/2026). Tim SAR gabungan kini memperkuat pencarian di bawah laut dengan mengerahkan KRI Canopus-936.
Pengerahan KRI Canopus dilakukan setelah kondisi cuaca buruk pada hari sebelumnya menghambat upaya penyelam untuk melakukan pencarian di bawah permukaan laut. Kapal tersebut diharapkan dapat memperluas kemampuan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, personel dengan kemampuan khusus turut disiapkan untuk mendukung operasi bawah laut. Tim tersebut di antaranya berasal dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL, penyelam khusus TNI AL, serta personel Basarnas.
KRI Canopus memiliki kemampuan hidro-oseanografi yang dapat mendukung proses pencarian dan pemetaan bawah laut. Dalam operasi ini, pencarian juga didukung peralatan seperti Remotely Operated Vehicle (ROV) atau robot bawah air dan teknologi pemetaan dasar laut.
Berdasarkan perkembangan operasi hingga Selasa pagi, dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8, sebanyak 114 orang telah ditemukan. Mereka terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Selain pencarian bawah laut, Basarnas juga memperluas area operasi pencarian di perairan Masalembo. Area pencarian yang sebelumnya sekitar 2.600 mil laut diperluas menjadi 4.600 mil laut untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi menjadi salah satu kendala utama dalam proses pencarian dan evakuasi.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polri, serta sejumlah instansi terkait terus melakukan penyisiran melalui jalur laut dan udara. Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta keselamatan personel di lapangan. (Sel)








