Greenland | Lensa Negeri.co.id
Pernah kebayang nggak sih ada “kota rahasia” yang dibangun di bawah lapisan es tebal, lengkap dengan terowongan panjang dan reaktor nuklir? Kedengarannya kayak film sci-fi, tapi ini real. Namanya adalah Camp Century salah satu pangkalan militer rahasia asal Amerika Serikat yang kini terkubur sekitar 30 meter di bawah lapisan es Greenland.
Pangkalan ini dibangun pada tahun 1959 oleh United States Army Corps of Engineers di tengah memanasnya Perang Dingin. Secara resmi, Camp Century disebut sebagai fasilitas penelitian ilmiah di wilayah Arktik. Tapi faktanya, ada misi besar yang jauh lebih “serius” di baliknya.
Proyek Rahasia di Balik Es
Camp Century merupakan bagian dari rencana super rahasia bernama Project Iceworm. Tujuannya? Membangun jaringan terowongan bawah es yang bisa digunakan untuk menyimpan dan meluncurkan ratusan misil nuklir secara tersembunyi.
Bayangin aja, kalau proyek ini berhasil, misil-misil tersebut bisa ditempatkan diam-diam di bawah es Greenland dan siap digunakan sewaktu-waktu. Strateginya jelas: posisi tersembunyi biar sulit terdeteksi musuh.
Namun, rencana ini akhirnya dibatalkan. Kenapa? Karena lapisan es di Greenland ternyata terus bergerak dan nggak stabil. Struktur terowongan mulai berubah bentuk dan retak, bikin proyek ambisius ini nggak aman untuk dilanjutkan.
Kota Mini di Bawah Es
Camp Century bukan sekadar bunker kecil. Di dalamnya ada sekitar 21 terowongan dengan panjang total hampir 3 kilometer. Fasilitasnya lengkap untuk ukuran zamannya: asrama, dapur, ruang rekreasi, laboratorium, bahkan reaktor nuklir portabel sebagai sumber listrik.
Setelah ditinggalkan pada 1967, fasilitas ini perlahan terkubur oleh akumulasi salju dan es yang terus menebal setiap tahun. Hingga akhirnya, keberadaannya benar-benar “hilang” dari permukaan.
Beberapa dekade kemudian, keberadaan Camp Century kembali jadi sorotan setelah ilmuwan dari NASA mendeteksi struktur bawah es menggunakan teknologi radar canggih saat melakukan pemetaan lapisan es Greenland. Dari hasil pemindaian tersebut, terlihat pola terowongan dan struktur buatan manusia yang masih tersisa di bawah permukaan.
Penemuan ini bukan cuma menarik dari sisi sejarah, tapi juga memunculkan kekhawatiran soal limbah yang mungkin masih tertinggal di bawah es, terutama material sisa operasional reaktor nuklir.
Warisan Perang Dingin yang Bikin Merinding
Camp Century jadi bukti nyata betapa ekstremnya strategi militer di era Perang Dingin. Membangun “kota” rahasia di bawah es tebal demi kepentingan pertahanan jelas bukan ide biasa.
Sekarang, pangkalan ini lebih dikenal sebagai simbol ambisi besar yang akhirnya dikalahkan oleh alam. Es yang terus bergerak dan menumpuk selama puluhan tahun berhasil “mengubur” proyek raksasa tersebut.
Buat generasi sekarang, kisah Camp Century jadi pengingat bahwa di balik hamparan es putih Greenland, pernah ada rencana besar yang nyaris mengubah peta strategi militer dunia. Realita kadang memang lebih plot twist dari pada film. (Sel)








