Menu

Mode Gelap
 

Jawa Barat

Di Renja Wahid Suryono Kepala BKD Dorong Enam Strategis Optimalisasi Layanan Keuangan di 2026

badge-check


					Di Renja Wahid Suryono Kepala BKD Dorong Enam Strategis Optimalisasi Layanan Keuangan di 2026 Perbesar

Depok | Lensa Negeri.co.id

Forum Rencana Kerja (Renja) Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok telah selesai dilaksanakan di Kantor BKD, Gedung Dibaleka I, Jumat (14/03/25).

Dalam kegiatan tersebut, BKD telah merumuskan enam langkah strategi untuk meningkatkan optimalisasi pendapatan daerah. Kepala BKD Kota Depok, Wahid Suryono menjelaskan, layanan keuangan BKD perlu dioptimalkan. Sebab, tantangan pembangunan ke depan semakin banyak dan kompleks, sehingga perlu adanya terobosan program maupun kegiatan yang lebih konkret untuk menyelesaikan permasalahan kota.

“Strategi yang pertama yaitu terkait Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Report dengan penerapan pendamping SIPD yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya,

“Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penatausahaan serta akuntansi pelaporan keuangan daerah,” tambahnya.

Wahid menambahkan, strategi yang kedua yaitu Gebyar atau Anugerah Pajak. Program ini merupakan apresiasi bagi Wajib Pajak (WP) yang taat dan merupakan suatu bentuk penghargaan atas kontribusi WP dalam pembangunan daerah, sekaligus mendorong kepatuhan dan kesadaran pajak.

“Strategi ketiga, yaitu kerjasama dengan instansi vertikal, untuk menangani WP yang menunggak pajak. Selain itu, sanksi berupa plang atau stiker pada objek pajak akan diterapkan guna menegakkan aturan dan meningkatkan kesadaran WP,” tuturnya

Keempat, yaitu penerapan Information Technology (IT). BKD akan menerapkan teknologi, termasuk melakukan integrasi sistem keuangan dan penggunaan Radio Frequency Identification (RFID), untuk meningkatkan efisiensi serta akurasi pengelolaan keuangan daerah.

“Strategi kelima yaitu pendataan ulang WP. Program ini bertujuan memperbaiki data WP potensial melalui cleansing data agar lebih akurat dan valid, terutama WP di Jalan Protokol,” ungkapnya.

Wahid menambahkan, untuk strategi keenam, yaitu terkait manajemen aset. BKD akan melakukan penyempurnaan sistem e-BMD (Barang Milik Daerah) dan e-PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas) dari arsip.

“Pengelolaan barang milik daerah tentunya akan menjadi lebih transparan dan efisien, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi pemerintah daerah maupun masyarakat,” jungkapnya.

“Melalui langkah-langkah strategi ini, kami optimis dapat meningkatkan kinerja layanan keuangan daerah secara lebih efektif,” terang Wahid Suryono ( Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamendagri Bima Arya Himbau Kepala Daerah Jagan Biarkan Jalur Mudik Macet

19 Maret 2025 - 03:53 WIB

Forum Renja,Anggota DPRD Igun Sumarno Usulkan , Pemerintah untuk Membuat Aturan Angaran Study Tour.

17 Maret 2025 - 00:34 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sidak Ke Pemkoty Depok, Terkejut Temukan Tumpukan Sampah di Aliran Sungai Areal Balai Kota Depok

16 Maret 2025 - 23:54 WIB

Gubernur Jabar Kang Dedi Blusukan Lingkup Pemkot Depok, Temukan Sampah Bertumpuk Tegur Kadis PUPR

16 Maret 2025 - 23:45 WIB

Renja PUPR Kota Depok Bertemakan “Bersama Depok Maju Melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur Yang Terintegrasi”

13 Maret 2025 - 23:57 WIB

Trending di Depok