Menu

Mode Gelap
 

Internasional

Harga BBM Diprediksi Naik Gara-gara Konflik Iran, Pemerintah Diminta Siapkan Antisipasi

badge-check


					Source Photo: Gemini Google Perbesar

Source Photo: Gemini Google

Lensa Negeri.co.id

Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat-Israel vs Iran makin berdampak ke pasar energi global. Konflik yang sudah berjalan lebih dari sebulan menyebabkan gangguan pasokan minyak mentah dunia karena rute penting seperti Selat Hormuz banyak terganggu. Akibatnya, harga minyak mentah dan BBM di berbagai negara terus meroket. Kamis, 2 April 2026.

Kenapa Harga BBM Bisa Naik?

Konflik di Timur Tengah mengganggu pasokan minyak, termasuk lewat blokade di Selat Hormuz jalur utama ekspor minyak global.

Lonjakan harga minyak mentah kini mendorong biaya produksi dan distribusi BBM naik drastis.

Sejumlah negara di dunia kini mengalami tekanan besar terhadap harga BBM, bahkan mempertimbangkan kebijakan baru untuk menahan inflasi energi.

Dampak Global yang Terasa

Pemerintah di berbagai negara harus memutar otak: beberapa bahkan mempertimbangkan penyesuaian pajak energi dan intervensi pasar untuk meringankan gejolak harga.

Di Afrika, kenaikan harga BBM sudah langsung terasa karena negara-negara setempat menaikkan tarif BBM domestik sebagai respons terhadap pasar global.

Di Indonesia sendiri, isu kenaikan BBM makin memanas di publik seiring survei harga minyak dunia yang terus naik lebih tinggi dari asumsi APBN 2026.

Apa Kata Ahli dan Pemerintah?

Meski pemerintah beberapa negara masih menunda kenaikan harga BBM resmi, para analis ekonomi menyatakan bahwa ketergantungan pada minyak impor membuat negara-negara berkembang rentan tekanan harga energi. Kalau konflik ini berkepanjangan, tekanan pada biaya logistik, inflasi, dan anggaran subsidi BBM diprediksi semakin berat.

Krisis energi yang dipicu konflik Iran sampai sekarang masih menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak global, yang pada gilirannya punya potensi kuat untuk mengerek harga BBM di Indonesia dan dunia dalam waktu dekat. Pemerintah diminta proaktif menyiapkan langkah antisipatif agar gejolak ekonomi dampak energi ini tidak terlalu membebani masyarakat. (Sel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Tumbangkan Argentina 1-0 dan Raih Gelar Dunia Kedua

21 Juli 2026 - 02:28 WIB

Road to Perempat Final! Piala Dunia 2026 Sajikan Duel-Duel Kelas Dunia

6 Juli 2026 - 03:41 WIB

PM India Narendra Modi Kunjungi Indonesia, Fokus Perkuat Ekonomi hingga Hubungan Strategis

6 Juli 2026 - 03:32 WIB

Isu Dunia Terbesar Saat Ini: Perubahan Iklim Mengancam Masa Depan Global

15 Mei 2026 - 03:22 WIB

FC Barcelona Resmi Juara Liga Spanyol 2025/2026, Selebrasi Pecah di Camp Nou

11 Mei 2026 - 06:21 WIB

Trending di Internasional