Menu

Mode Gelap
 

Global

Serangan Rusia Gempur Ukraina, 38 Orang Tewas dalam Ledakan Gudang Amunisi Dekat Kyiv

badge-check


					Serangan Rusia Gempur Ukraina, 38 Orang Tewas dalam Ledakan Gudang Amunisi Dekat Kyiv Perbesar

KYIV | Lensa Negeri.co.id

Serangan Rusia kembali mengguncang Ukraina dalam beberapa hari terakhir. Serangkaian serangan udara menggunakan drone dan rudal menyasar sejumlah wilayah, termasuk kawasan Kyiv, di tengah meningkatnya ketegangan perang Rusia-Ukraina.

Salah satu serangan paling mematikan terjadi pada Jumat (28/8/2026) ketika sebuah serangan drone Rusia menghantam gudang amunisi di Desa Myla, wilayah sekitar Kyiv. Serangan tersebut memicu ledakan besar yang kemudian menyebabkan kebakaran dan kerusakan di kawasan sekitar.

Korban tewas akibat insiden tersebut dilaporkan mencapai 38 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka. Sejumlah rumah warga dan bangunan di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan akibat ledakan dan serpihan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan ledakan tersebut menimbulkan dampak serius bagi masyarakat sekitar. Pemerintah Ukraina juga menyoroti persoalan penyimpanan amunisi di lokasi yang berdekatan dengan permukiman warga.

Pihak berwenang Ukraina telah melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut. Pemerintah juga memerintahkan pemeriksaan terhadap sistem penyimpanan amunisi untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Serangan Udara Terus Berlanjut

Di tengah upaya penanganan dampak serangan tersebut, serangan udara Rusia terhadap Ukraina masih berlanjut. Kyiv dilaporkan menghadapi serangan drone selama beberapa hari berturut-turut yang mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan sejumlah kebakaran.

Pada Senin (31/8/2026), serangan drone Rusia kembali dilaporkan terjadi di Kyiv dan wilayah sekitarnya. Sejumlah fasilitas nonperumahan dilaporkan terbakar setelah serangan malam hari.

Serangan tersebut terjadi ketika Rusia dan Ukraina terus melakukan serangan jarak jauh terhadap berbagai sasaran. Kondisi ini membuat masyarakat Ukraina kembali menghadapi ancaman serangan udara dan kerusakan infrastruktur.

Rusia Siapkan Serangan Besar ke Infrastruktur Energi

Situasi semakin mengkhawatirkan setelah muncul laporan bahwa Rusia tengah mempersiapkan serangan besar terhadap infrastruktur energi Ukraina.

Rencana tersebut disebut sebagai respons terhadap serangkaian serangan Ukraina terhadap sejumlah aset dan fasilitas Rusia. Ancaman serangan terhadap fasilitas energi juga meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan listrik menjelang musim dingin.

Sementara itu, Ukraina terus berupaya memperkuat pertahanan udaranya untuk menghadapi serangan drone dan rudal Rusia.

Perang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun tersebut masih belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Serangan terhadap wilayah perkotaan dan fasilitas strategis terus terjadi, sementara upaya diplomatik untuk mencari penyelesaian konflik masih berlangsung.

Masyarakat internasional terus menyerukan agar kedua pihak menghindari eskalasi yang dapat semakin meningkatkan jumlah korban sipil dan memperluas dampak konflik. (Sel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal, 903 Orang Tewas dan Ribuan Masih Hilang

31 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Orang Melayu Kuno Bisa Terbang dan Ajarkan “Kungfu Terbang”

26 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Tumbangkan Argentina 1-0 dan Raih Gelar Dunia Kedua

21 Juli 2026 - 02:28 WIB

Road to Perempat Final! Piala Dunia 2026 Sajikan Duel-Duel Kelas Dunia

6 Juli 2026 - 03:41 WIB

PM India Narendra Modi Kunjungi Indonesia, Fokus Perkuat Ekonomi hingga Hubungan Strategis

6 Juli 2026 - 03:32 WIB

Trending di Internasional