Jakarta | Lensa Negeri.co.id
Kepolisian menyiapkan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Jakarta menyusul kunjungan kenegaraan Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, pada 10–11 Oktober 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran perjalanan rombongan tamu negara selama berada di Ibu Kota.
Informasi mengenai kunjungan tersebut disampaikan melalui akun Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya pada Sabtu (10/10/2026). Masyarakat diimbau menyesuaikan perjalanan, terutama apabila melintasi jalur yang menjadi rute rombongan Presiden Mesir.
Berdasarkan informasi kepolisian, terdapat sembilan ruas jalan yang akan dilalui rombongan selama kunjungan berlangsung. Jalan tersebut meliputi Jalan Raya Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, dan Jalan Prof. Dr. Satrio.
Selanjutnya, rute yang dilalui mencakup Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Selatan, serta Jalan Medan Merdeka Barat.
Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional. Penutupan jalan hanya diberlakukan ketika rangkaian rombongan tamu kenegaraan melintas. Setelah rombongan melewati jalur tersebut, arus lalu lintas akan kembali dibuka.
Kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk bersabar dan mengantisipasi kemungkinan kepadatan di sekitar jalur yang dilalui. Pengendara juga disarankan mengatur waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran lalu lintas.
Kunjungan Presiden El-Sisi ke Indonesia merupakan bagian dari rangkaian lawatan ke sejumlah negara Asia, setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke Korea Selatan dan melanjutkan agenda ke Malaysia.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari hubungan diplomatik Indonesia dan Mesir. Selain mempererat hubungan bilateral, pertemuan tingkat kepala negara juga menjadi kesempatan untuk membahas berbagai kepentingan bersama kedua negara.
Masyarakat yang beraktivitas di Jakarta selama 10–11 Oktober 2026 diharapkan terus memantau informasi resmi dari kepolisian mengenai kondisi lalu lintas dan kemungkinan perubahan pengaturan jalan selama kunjungan kenegaraan berlangsung. (Seli)









